Semudah itu cinta tergadai? Hilang pergi tanpa bekas? Berganti dengan yang baru dengan amat sangat mudahnya? Kok bisa yaa...
Bisa dong, semua karena kehendak Sang pemilik hati. Dia yang membolak balikkan hati manusia. Dia yang memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Sejujurnya memang kita lebih sering menginginkan sesuatu bukan karena benar-benar butuh. Salah!! Tapi itulah manusia. Dengan adanya Tuhan, dia yang memberi jalan terang (◑‿◐)
Syukur alhamdulillah...
Cinta itu tergadai udah!! Dalam waktu hanya sekitar dua bulan ajja, perasaan simpati, suka, hilang entah kemana. Seperti butiran debu di tanah lapang, tak keliatan.
Nggak sengaja membuka pesan masuk, dari seseorang!! Diaaa.. Memberi "perasaan" itu, membuat tumbuh berkembang tapi dia pula yang menumbangkannya. Jauh memang tapi dekat rasanya!! Duluuuuu.. Sebelum "pegadaian rasa" itu dibuka ٩(͡๏̯͡๏)۶
Digadaikan hanya demi seraut wajah manis, seelok bentuk fisik cantik, dan sesedap mata memandang. Tetapi aneh juga karena saya justru bahagia. Benar, bahagiaaaaa...
Tapi itulah kenyataan. Yang harus dipegang sebenernya satu yang paling penting, pertama dan utama "agamanya". Udah titik!! Yang lain mengikuti insyaallah (~o❤‿❤)~o
Semoga selalu diberi bimbingan Tuhan dan satu pelajaran yang mungkin bisa diambil yaitu mesti hati-hati dengan yang namanya hati, stop percaya rayuan. Hati bukan barang maenan dan nggak boleh asal gampang menggadaikan cinta kecuali hanya di pegadaian cinta dari-Nya, cinta yang digadaikan dengan iming-iming surga yang begitu indahnya, cinta yang rela dilepas demi terbentuknya pribadi yang tangguh, tak lain dan tak bukan hamba yang selalu mendapat rahmat-Nya*
0 comments:
Post a Comment