Ternyata tinggi maksimal


Selama ini sering banget yang namanya ngeluh buat bilang "kurang tinggi nich", kalau nggak gitu "resiko jadi orang pendek, kudu jinjit terus", dan sebagainya. Astaghfirullah, bukan kurang bersyukur. Tapi pengen mengubah biar berubah, ​​​ Ήέέ •• Ήέέ •• Ήέέ ••

Pas lagi iseng-iseng buka web, ehh tiba-tiba di halaman pertama muncul rubrik konsultasi kesehatan online. Tertarik, langsung saya baca pertanyaan seorang responden dan jawaban yang diberikan oleh sang dokter  ƪ(^ε^)ʃ

Kaget sekaligus seneng, alhamdulillah. Dari rumus yang dicantumin kalau
Ternyata ohh ternyataa!! Jika ditilik dari faktor gen (ada perhitungan khusus), alhamdulillah normal. Udah termasuk tinggi maksimal 158+ cm, baru tau. Padahal saya kira sebelumnya kalau mungkin tinggi bisa mencapai lebih dari 160 cm, seperti kedua saudara saya 170+ cm,  h!î!î!~h!iî!iî!h!.

Cuplikan rumus untuk mengukur tinggi badan maksimal atau maksimum, kurang lebih seperti ini:

untuk laki-laki = ( ( tinggi ayah + 12.7 ) + tinggi ibu ) : 2 cm
untuk perempuan = ( ( tinggi ayah - 12.7 ) + tinggi ibu ) : 2 cm
Sebagai contoh adalah perhitungan untuk saya yaa, hehe.

Setahu saya sich, tinggi ayah saya adalah 170 cm, sedangkan tinggi ibu saya 160 cm.
Perhitungannya = ((170 - 12.7) + 160) : 2  = 158,65 cm alias 158+   (っ˘з˘)っ
Menurut saya sich bisa jadi lebih dari 159+ karena faktor yang lain, makanan, olahraga, atau sejenisnya, intern.. Mungkin*

Tapi nggak kecewa pas baca artikel itu, justru bersyukur. Mata hati dan pikiran jadi terbuka. Benar-benar astaghfirullah selama ini saya salah besar, selalu mengeluh dan kurang menyukuri nikmat  (o・_・)ノ”(⌣_⌣..)

0 comments:

Post a Comment