Rencana yang udah disusun rapi siang hari terpaksa tertunda. Yaa nggak apa sich, toh nggak penting-penting amat, lain kali insyaallah bisa*
Berhubung hujan terus mengguyur, akhirnya sembunyi ajja di dalam kamar, nggak keluar-keluar sampai seorang saudara maen ke rumah. Ehhh, ngajakin ngobrol!! Alhamdulillah ada temennya •”̮•
Menurut saya malam pergantian tahun kali ini nggak seramai taun-taun sebelumnya. Dimungkinkan karena ujan, bisa jadi. Atau apa yaa? Hmm.. Geleng-geleng tanda nggak ngerti, hehe. Tapi yang jelas menurut saya, hujan itu membawa berkah, selalu, insyaallah, aminnnn. Katanya, hujan tanda rezeki bukan?! Semoga abang-abang atau bapak-bapak penjual terompet pun juga bisa menganggap begitu dan dagangannya lebih laris, amiinnnn.
Yang jelas keliatan tuch suara cetar-ceter dari langit. Bukan petir tapi itu tuch kembang api. Dibakar dan segera meroket ke angkasa, deeerrrrrrrr.. Bertabur warna terlihat, macam-macam, cantik. Benar cantik tapiiiiiiiiii.. Nggak tau ahh, lanjutin sendiri ajja, masing-masing punya opini, hiiihiii.. :ngacir
Mau jeprat jepret nggak bisa tapi alhamdulillah sempat ngambil sedikit hasil atraksi dari beberapa kembang api yang kali ini berteman banget sama yang namanya air ( api = air), tetap cantik dan berbunyi keras ~(‘▽’~) (~’▽’)~
Iseng-iseng lho video yang saya ambil itu. Tapi sayang ketika akan saya upload ke blog ini, nggak bisa mulu, mungkin memorinya kegedean dan saya nggak ngerti saya mengompres, hiks. Ya sudahlah...
Selesai denger si kembang mekar di hamparan langit Allah, akhirnya tutup pintu, wudhu, ambil kitab kecil, baca trusssss tidurrrrrrrr. Mudah-mudahan esok cerah secerah hati para insan yang malam ini berbunga dan seindah kembang-kembang api berwarna-warni^^
0 comments:
Post a Comment