Modalnya percaya


Kawan, pernah nggak sich merasa tiba-tiba iri? Iri untuk disayangi, diperhatikan, dispesialkan. Semuanya lebih! Curahan lebih dari orang yang kita sayangi pula, astaghfirullah  (¬ _ ¬”)

Saya nggak tau hanya saya yang merasakan ini atau bukan. Mungkin saya salah, cuma perasaan yang "nggak bener" ajja karena seharusnya iri itu justru melemahkan! Tapi saya nggak bisa membohongi diri bahwa itu muncul tiba-tiba, detik ini, malam ini  (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

Tuhan, sampaikan padanya, kepada mereka yang begitu saya sayangi bahwa saya juga bener-bener mengharapkan mereka ada, selalu. Hanya Engkau yang maha mengetahui yang sesungguhnya! Jangan biarkan hati ini dikuasai pikiran buruk, naudhubillah.

Saya berkeyakinan, saya percaya! Semuanya akan baik-baik ajja insyaallah. Dia penyayang semua, Engkau pun juga menyayangi semuanya Tuhan, Robb maha tinggi.

Modal yang saya pegang satu, pertama dan utama! Percaya.. Yakin... Mudah-mudahan suatu saat "bunga" itu bisa mekar, terus tanpa layu, sama seperti "bunga-bunga" yang lainnya, aminnnnnnnnnnnnnnnnn*

0 comments:

Post a Comment