Hari
ini males banget buat keluar. Seperti biasanya mah, emang males mulu
kalau disuruh keluar, hoho. Mending yaa kalau saya jaga rumah ajja dech,
jadi satpam daripada jadi pengantar pos!! Perumpamaan*
Mau nggak keluar tapi kudu.
Yaa akhirnya dengan dandan seperti biasa, rok panjang, jaket dan jilbab
seadanya, asal ngambil kemudian keluar. Ehh bensin abis, musti dikasih
makan dulu si pinky biar mau nemeni jalan-jalan (っˆヮˆ)
Eitsss, bukan jalan-jalan ding,
tapi motor-motoran, hehe. Pertamaaa.. Target nyari penjual makanan
untuk pinky alias penjual bensin. Setelah kenyang dilanjut ke apotek.
Nah lho, alasan yang satu ini yang membuat saya kudu harus keluar walau cuaca terik! Misal saya nggak sakit, ogah ahh ke apotek, ckck.
Berikutnyaaa...
Kayak orang lagi nyidam nich, pengen banget ayam-ayam! Hmm,
nyumiieee... Padahal sehari sebelumnya udah lho ketemu si ayam dan habis
dalam sekali waktu makan malam. Kali ini langsung nggak
tanggung-tanggung dua porsi ludes juga dalam hitungan menit! Tanpa nasi,
diganyang ╭(′▽`)(′▽`)╯
Pas
pulang dari si ayam-ayam, nggak sengaja saya bertemu seorang ibu tengah
mengayuh sepeda kunonya. Pelan dan terlihat betul rona letihnya.
Keringat bercucuran sekilas tertangkap di kedua bola mata saya! Si ibu
tersebut dengan sisa-sisa tenaga yang ada mencoba terus dan terus
mengayuh hingga tujuan, entah kemana. Hilang dalam pandangan! Seketika
itu juga saya merasa ada sesuatu yang mengalir dalam dada. Yaa Allah..
Seraut wajah lelah itu telah mengingatkan saya kepada mereka yang tak
pernah lelah untuk saya walau badai terik dan hujan pun menemani. Mereka
yang selalu berusaha dan berjuang untuk ananda agar selalu merasa
bahagia, senang dan tercukupi. Mereka tulus mengerjakan semuanya demi
sang anak!
Tuhan...
Rindu mereka kedua orang tua saya. Maaf Ibuk, Bapak, anakmu ini belum
bisa sedikit pun membalas jerih keringat yang Engkau tumpahkan ikhlas
demi buah hatimu tercinta ini. Yaa Robb, lindungi mereka selalu, peluk
mereka dalam naungan rahmat-Mu, aminnnnnnnnn.
Semoga mereka sehat selalu dan bahagia! Tha sayang ibu dan bapak (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
0 comments:
Post a Comment