Nggak cuma perasaan bahagia yang hinggap di hati ketika menginjakkan kaki di alun-alun utara, pas diselenggarakannya acara Sekaten atau kalau banyak orang bilang mah pasar malam. Tepat di bulan maulud, kelahiran nabi Muhammad SAW.
Meriah rame memang! Penuh pengunjung dan stand yang menjual macam-macam barang. Ditambah berbagai wahana menarik yang tentu juga dipadati manusia.
Di balik itu semua.. Semalem, ketika saya dan keluarga bulek mampir ke masjid Agung Jogja untuk menunaikan kewajiban, tercipta sedikit cerita yang membuat saya "bersyukur lebih", insyaallah بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Semenjak pertama kali menginjakkan kaki di bumi kota istimewa alias Jogjakarta, baru kali semalem saya ngerti dan masuk ke masjid bersejarah di kota gudeg tercinta. Padahal kalau dihitung-hitung, hampir delapan tahun saya menghirup udara kota Jogja. Wahh kalau begitu payah bukan yaa kalau baru tau semalem? ..´(⊙_⊙)` .Hah??? :O???..
Ketika menunggu yang lain selesai sholat, si kecil menghampiri saya dan kami bercanda. Ehh ternyata dari jarak yang nggak begitu jauh dari kami, seorang bapak-bapak setengah baya bersama barang bawaannya beserta anak kecil yang tampak lelah tengah memperhatikan kami. Dari situ pula saya dan sang bapak itu (nggak tau namanya) terlibat beberapa percakapan yang inti dari percakapan tersebut bisa membuat saya berpikir untuk memberikan senyum paling manis kepada beliau. Walau hanya sedikit rangkaian kata namun saya merasa yang sedikit itu imbasnya sangat banyak! Saya bisa berpikir lebih.. Sembari melirik tumpukan botol-botol plastik di samping saya*
Yaa Allah, diri ini kecil di hadapan-Mu. Engkaulah Sang Maha Kuasa!!! Insyaallah, tautkan kami selalu pada ajaran-Mu, perintah-Mu, sunnah-Mu, terlebih wajib yang harus kami jalankan. Tuhan, lindungi mereka karena mereka sebagian dari kami, aminnnnnnnnnn..
0 comments:
Post a Comment